Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Minyak ikan mengandung omega-3 asam lemak, sejenis minyak sehat yang kadang-kadang diklaim untuk melawan kanker. Sejumlah studi menunjukkan bahwa omega-3 asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) dapat membantu mencegah peradangan, proses yang merusak terkait dengan perkembangan kanker. Ada beberapa bukti, omega-3 dapat mengurangi resiko kanker. Penelitian secara menyeluruh pada suplemen minyak ikan dan pencegahan kanker menyuguhkan hasil yang beragam sejauh ini ini.
Ilmu Pengetahuan di Balik Minyak Ikan dan Kanker
Tidak adacukup bukti ilmiah untuk mendukung penggunaan minyak ikan untuk pencegahan kanker, menurut National Institutes of Health (NIH). Terlebih lagi, pada 2006 sebuah ulasan penelitian dari Journal of American Medical Association menyimpulkan, suplemen omega-3 sendiri ‘tidak mungkin untuk mencegah kanker’. Berikut adalah temuan penting dari penelitian yang berkaitan minyak ikan dan kanker :
Minyak Ikan dan Kanker Endometrium. Makan ikan omega-3 kaya dapat mengurangi resiko kanker endometrium, menunjukkan sebuah studi tahun 2002 yang diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention. Melihat data pada 3.597 peserta, penulis penelitian menemukan bahwa wanita dengan konsumsi tinggi lemak ikan memiliki resiko yang jauh lebih rendah dari kanker endometrium (dibandingkan dengan mereka yang makan ikan sedikitnya lemak).
Minyak ikan dan Kanker Prostat. Dalam 2010 review penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition, para ilmuwan menemukan ‘tidak ada bukti kuat’ bahwa konsumsi ikan dapat mengurangi resiko kanker prostat. Namun, penulis review ini mencatat bahwa konsumsi ikan dapat dikaitkan dengan penurunan 63% kematian kanker prostat spesifik.
Minyak Ikan dan Kanker Payudara. Pemuatan di minyak ikan dapat membantu melawan kanker payudara, menurut sebuah studi 2009 dari Kanker BMC. Menilai diet dari 358 pasien kankerpayudara dan 360 wanita tanpa kanker payudara, peneliti menentukan bahwa orang-orang dengan asupan tinggi omega-3 memiliki resiko kanker payudara secara signifikan lebih rendah.
Menurunkan Terserang Kanker Payudara
Minyak ikan, mengkonsumsi secara signifikan dapat menurunkan resiko seseorang terkena kanker payudara, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam BMJ. Para peneliti meninjau 21 penelitian independen yang berbeda pada kelompok orang yang mempunyai kebiasaan hampir sama, mereka menemukan bahwa asupan tinggi ikan dan kelautan n-3 sama lemak tak jenuh ganda dikaitkan dengan 14% oenurunan resiko kanker payudara. Kanker payudara adalah bentuk kanker yang berkembang dari sel-sel payudara. Ini adalah salah satu kanker yang paling umum, bertanggung jawab untuk hampir seperempat dari semua kasus kanker dan 14% dari kematian akibat kanker pada 2008. Lebih dari 200.000 wanita yang didiagnosis mengidap penyakit setiap tahun.
Lifestyle dan diet memainkan peran yang sangat penting dalam mencegah perkembangan kanker. Bagi orang-orang untuk benar-benar mengurangi resiko mereka harus mengkonsumsi setidaknya 1-2 porsi minyak ikan per minggu, seperti sarden, salmon, tuna. Semuan-3 PUFA adalah omega 3 asam lemak esensial yang harus diperoleh melalui diet-karena mereka tidak dapat diproduksi dalam tubuh. n-3 PUFA meliputi : asam a-Linolenic (ALA), asam eicosapentaenoic (EPA), asam docosapentaenoic (DPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA). Asam ini memainkan peran penting dalam pesan kimia otak dan regulasi darah. Minyak ikan menyediakan EPA, DHA dan DPA serta kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau memberikan ALA. Meskipun n-3 PUFA yang sebelumnya ditemukan memiliki efek positif pada resiko kanker, hasil dari studi sebelumnya menyuguhkan hasil yang bervariasi secara signifikan.
Dalam rangka untuk mengetahui apakah n-3 PUFA memiliki sifat anti-kanker, tim peneliti China berangkat untuk menilai hubungan antara ikan dan n-3 PUFA asupan dan resiko kanker payudara, dengan meninjau dan menganalisis hasil dari 26 studi internasional yang berbeda.
Tim ini menganalisa data dari sekitar 800.000 peserta dan lebih dari 20.000 kasus kanker payudara. Membandingkan kategori terendah dan tertinggi kelautan n-3 PUFA, para peneliti mengidentifikasi, bahwa kelautan n-3 PUFA asupan tinggi dikaitkan dengan 14% penurunan resiko kanker payudara. Selain itu, untuk setiap 0,1gram per hari peningkatan dalam konsumsi n-3 asam lemak tak jenuh ganda (n-3 PUFA) dari ikan, resiko kanker payudara menurun sebesar 5%. Namun, berbasis tanaman n-3 PUFA ‘ALA’ tampaknya tidak memiliki sifat anti-kanker. Para penulis mengatakan, temuan mereka “mendukung peran protektif laut n-3 PUFA pada kejadian kanker payudara” mereka menyimpulkan, “Penelitian kami memberikan bukti kuat kelautan n-3 PUFA terkait dengan resiko kanker payudara.”
Haruskah Kita Gunakan Minyak Ikan untuk Memerangi Kanker

Meskipun terlalu dini untuk merekomendasikan penggunaan suplemen minyak ikan untuk pencegahan kanker, meningkatkan asupan omega-3 dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan menawarkan beberapa perlindungan terhadap penyakit jantung. Untuk mendapatkan DHA dan EPA, ambil ikan kaya omega-3 seperti mackerel, tuna, salmon, sarden dan ikan harring. Jika sedang memeprtimbangkan penggunaan suplemen minyak ikan untuk pencegahan kanker (atau untuk tujuan kesehatan lainnya), konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai. [islamaktual/au/sm]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top