Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) melantik dan memiliki kepengurusan yang baru periode 2015-2018. Ketua Umum MES Muliaman D. Hadad berharap, pengurus baru MES nantinya mampu meningkatkan kontribusi ekonomi syariah Indonesia dalam ekonomi global. Muliaman mengatakan sangat termotivasi oleh negara-negara tetangga seperti Thailand dan Jepang.
“Secara syariah, negara Thailand dan Jepang  dapat  digunakan sebagai acuan untuk meningkatkan sistem syariah di Indonesia,” ujarnya seperti dikutip republika.co.id. Di Thailand saat ini, pertumbuhan tingkat industri halal telah mencapai 25 persen. Bahkan saat ini di Jepang juga demikian, masyarakat muslim tidak terlalu mengalami kesulitan saat harus mencari tempat ibadah.
MES ke depannya diharapkan dapat mendorong keterlibatan sistem syariah dalam sektor riil seperti infrastruktur. Muliaman mengatakan, saat ini sektor keuangan syariah di Indonesia sudah cukup berkembang dan perkembangan ini harus diimbangi dengan diterapkannya pembangunan sektor riil berbasis syariah.
Muliaman menyatakan, “Kami berencana akan merancang skema pembelian pesawat dengan sistem syariah, selain itu pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan dan jalan tol juga juga dapat dikembangkan dengan sistem syariah.”. Diharapkan dengan semua perkembangan itu maka nantinya kontribusi ekonomi syariah terhadap pertumbuhan nasional akan semakin luas.
Sementara itu, Wakil Ketua MUI yang juga Ketua dewan pembina MES Ma’ruf Amin ,mengatakan bahwa saat ini pangsa pasar perbankan syariah hanya sekitar 5 persen. Kedepannya, Ma’ruf Amin berharap pangsa pasar dapat ditingkatkan menjadi lebih dari 50 persen. Seharusnya menurut Ma’ruf, syariah bisa jadi pemimpin pangsa pasar di Indonesia.
Ia prihatin dengan realitas yang ada bahwa meski populasi muslim di Indonesia besar namun peran terhadap negara relatif kecil. Oleh karena itu ia berharap dan memiliki rasa optimis kedepannya perbankan syariah akan dapat mendominasi pangsa pasar Indonesia.
Selain ekonomi syariah serta pembangunan infrastruktur dengan sistem syariah, kedepannya MES juga akan fokus untuk meningkatkan peluang usaha di sektor pariwisata berbasis syariah. Keseriusan itu dibuktikan MES dengan hadirnya perwakilan dari Kementrian Pariwisata.
Seperti diketahui, Masyarakat Ekonomi Syariah kembali melakukan pelantikan pengurus pusat yang merupakan agenda rutin tiga tahunan. Dari pelantikan itu maka telah ditetapkan penguru spusat MES untuk periode 2015 hingga 2018. Acara pelantikan sendiri dilaksanakan pada Selasa (17/2) kemarindi auditorium Kantor Pusat Bank Bukopin.

Terpilih dalam kepengurusan baru MES tersebut adalah Ma’ruf Amin yang menjabat sebagai  ketua dewan pembina MES periode 2015-2018. Kemudian ada Dewan pakar MES yang dipimpin oleh Sugiharto serta wakil ketua dijabat oleh Didin Hafidhuddin, Muhammad Amin Suma dan Aries  Muftie. Sedangkan Muliaman D. Hadad dan Firdaus Djaelani dipercaya untuk menduduki posisi sebagai ketua umum dan wakil ketua umum badan pengurus harian. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top