Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Sebuah langkah progresif akan ditempuh oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dalam rangka perbaikan pelaksanaan ibadah haji. Kemenag dalam hal ini akan memberlakukan aturan baru soal penyelenggaraan haji.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin seperti dikutip republika.co.id menyatakan bahwa perlunya sebuah strategi baru untuk mengikuti kenaikan jumlah daftar tunggu jamaah haji dibandingkan dengan jumlah kuota haji yang tidak bertambah.
Seperti diketahui bahwa masalah klasik penyelenggaraan haji Indonesia salah satunya adalah kuota yang terbatas yang ditetapkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi bagi jamaah haji asal Indonesia. Padahal, setiap tahunnya peminat haji di Indonesia makin bertambah, sehingga hal ini menambah besar daftar antrian tunggu jamaah haji.
Aturan baru yang sedang dirancang Kemenag dan akan dimulai tahun ini adalah akan memberikan prioritas kepada jamaah yang belum pernah berangkat haji untuk dapat berangkat ke Tanah Suci.
Lukman Hakim menegaskan Rabu (11/2) kemarin, “Yang sudah naik haji sebaiknya tidak lagi naik haji sehingga kuota haji terbatas itu digunakan bagi yang belum berhaji.” Menurutnya, kewajiban menunaikan haji bagi seorang muslim telah gugur bilamana yang bersangkutan sudah pernah menunaikan ibadah haji, meski hanya sekali.
Oleh karenanya, Menteri Agama menyatakan bahwa perlu dibangun pemikiran dalam masyarakat bahwa berhaji cukup sekali saja. Tak perlu menjadi kebanggan bagi seseorang yang mampu melaksanakan ibadah haji berkali-kali. Lukman bahkan mengingatkan, seharusnya seorang muslim merasa malu jika berangkat haji berkali-kali, karena secara tidak sadar dia telah merampas hak orang lain.

Selain penerapan prioritas bagi jamaah haji yang belum pernah melaksanakan haji, pemerintah saat ini sedang melakukan lobi ke beberapa negara yang kuota hajinya masih memiliki sisa karena tidak mampu menyerap jamaah haji. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top