Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Anak menolak makan? Anak mempermainkan makanan? Anak suka makan yang itu-itu saja? Anak menolak makan sayur dan buah? Inilah sederet permasalahan makan pada anak yang tentu saja membuat orangtua pusing dan cemas mengenai kecukupan gizi putra-putri tercinta. Lalu apa yang dapat dilakukan terkait permasalahan tersebut?
Bila Anak Menolak Makan
Kadangkala anak menolak makan padahal sudah dibujuk dan dirayu. Orangtua sebaknya tidak panik dan gelisah secara berlebihan. Kesabaran adalah hal yang utama.
Hal-hal yang dapat dilakukan bila terjadi masalah tersebut antara lain: tetap hidangkan makanan sesuai kebiasaan atau jam makan anak; indahkan/singkirkan makanan yag tidak dimakan tanpa banyak komentar atau mengomel/emosi yang tidak jelas; coba berikan makanan lain dalam porsi kecil; jika anak meminta makan, coba berikan dalam porsi kecil ditambah segelas sari buah atau buah potong; jangan langsung diberi porsi besar. Orangtua jangan berpikir bahwa anak sedang dalam keadaan sangat lapar (karena tadi makan sedikit); berikan snack sehat sebagai pengganti suplemen.
Bila Anak Tidak Suka Daging atau Sayur
Bila anak tidak suka makan daging, ibu dapat mencoba untuk memberikan daging yang dimasak empuk/lunak, atau daging giling. Namun bila masih menolak, coba ibu berikan makanan hewani pengganti seperti telur dan ikan. Bila masih menolak juga, maka dapat dicoba sumber nabati, seperti tempe dan tahu.
Bagaimana jika anak tidak suka makan sayur? Bila hal ini terjadi, maka hal-hal yang dapat dilakukan sebagai berikut: Berikan sayur yang bervariasi, misalnya dimasak dengan cara yang bervariasi dengan tampilan menarik, dihidangkan dengan mangkuk atau piring yang lucu, atau sayur dikombinasikan dengan makanan lain yang disukai anak; coba berikan satu jenis sayur, bila menolak maka jangan menyerah, coba lagi berikan sayur lain; berikan sayur sebelum menu utama, karena anak sedang dalam keadaan paling lapar, sehingga kemungkinan anak akan mau menyantap sayur tersebut; berikan sayur dalam bentuk snack. Misalnya tahu isi, bakwan, resoles, intinya orangtua perlu kreatif; berikan buah-buahan, karena buah juga kaya serat dan vitamin seperti halnya sayuran.
Bila Anak Terlalu Gemuk
Bila anak terlalu gemuk, orangtua perlu peduli dan tidak membiarkan saja. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut: tidak perlu dilakukan diet ketat nan menyiksa, namun yang terpenting adalah membatasi asupan karbohidrat dan lemak. Perlu diperhatikan kontrol berat badan secara kontinyu dan bertahap. Usahakan agar anak juga melakukan olahraga dan aktivitas fisik yang cukup; berikan makanan yang rendah lemak, garam dan gula; bila anak haus, cukup berikan air putih, jangan minuman yang manis; ganti snack dengan buah dan sayur yang dikreasikan secara menarik; pilih susu rendah lemak atau susu skim untuk anak yang terlalu gemuk.

Disamping itu,orangtua perlu memperhatikan hal-hal berikut agar anak senang makan secara sehat: memperhatikan interval dan keteraturan; usahakan lingkungan makan yang menyenangkan; anak-anak yang terlalu aktif perlu istirahat sejenak sebelum makan; sajikan makanan secara menarik, kombinasikan tekstur dan warna; jangan menambah zat aditif seperti MSG, pengawet dan pewarna kimia; alat makan disesuaikan dengan ukuran dan kesukaan anak; tidak tergesa-gesa dalam memberi makan anak, pertahankan sikap sabar, ceria dan senyum. Jangan cepat kesal dan frustasi, dan tetap semangat. [islamaktual/sm/linahandayani]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top