Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Internasional Moslem Woman Union (IMWU) mencetuskan sebuah ide tentang penguatan ketahanan pangan bagi negara-negara muslim di dunia. IMWU mendasarkan ini pada kenyataan di lapangan bahwa negara mayoritas Muslim selalu identik dengan kemiskinan.
Salah satu pendiri IMWU Su'ad Al-Fatih, Senin (16/2) seperti dikutip republika.co.id menyatakan, “Kalau pangan sudah terpenuhi, baru bisa beranjak kepada pemberantasan kebodohan dan buta huruf.”
IMWU berjanji akan memberikan suplai bantuan berupa barang-barang yang dapat menunjang keperluan pangan untuk memperbaiki kemampuan masyarakat Muslim yang masih terbelakang agar bisa memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan itu bisa berupa biji-bijian untuk bibit, hewan ternak dan juga alat-alat penunjang pertanian. Selain itu kata ulama dari Sudan ini, IMWU juga akan mengawal program tersebut dengan menyediakan relawan untuk membimbing rumah tangga miskin untuk bercocok tanam dan beternak.
Bila ini program ini dikembangkan, masyarakat menurut Su’ad akan dapat memenuhi kebutuhan pokoknya. Setelah semua itu tercapai, kata Su’ad, IMWU juga akan memberikan fasilitas pasar dari hasil cocok tanam dan ternak masyarakat.
“Kalau kebutuhannya sudah terpenuhi, selanjutnya turut memenuhi kebutuhan orang lain. Kalau bisa mereka terus kita dorong untuk berwirausaha sampai pasar internasional,” pungkas Su’ad

Seperti diberitakan, International Muslim Women Union (IMWU) mengadakan pertemuan yang diadakan di Universitas Islam Assyafiiyah, Jatiwaringin Pondok Gede, Bekasi, 13-16 Februari 2015. Pertemuan IMWU ini merupakan Seminar Internasional sekaligus Rapat Kerja Pimpinan IMWU yang diselenggarakan selama 3 hari. Acara ini sendiri dihadiri oleh utusan dari 23 negara, antara lain Sudan, Palestina, Pakistan, Iran, Prancis, dan Malaysia. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top