Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah Frederica Widyasari Dewi dalam Rapat Kerja Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Periode 1436-1439 H, Selasa (17/2) kemarin mengatakan bahwa fokus MES saat ini adalah pada program-program yang berdampak besar yang didalamnya melibatkan jejaring MES dan sektor riil. Salah satunya adalah melakukan sertifikasi sumber daya insani (SDI) keuangan syariah yang saat ini dirasa diperlukan.
Usulan program sertifikasi, standarisasi modul standar kompetensi SDI keuangan syariah, sosialisasi standarisasi vokasi ekonomi syariah, penyusunan kurikulum dan modul pelatihan ekonomi syariah sempat diajukan komite di MES, mengingat kebutuhan industri yang besar akan SDI itu sendiri serta sering tidak cocoknya kompetensi lulusan program studi ekonomi syariah dengan kebutuhan industri selama ini.
Iskandar Zulkarnain, direktur perusahaan Pastika Praveena Bina Mandiri (PPBM) yang salah satu fokusnya adalah pelatihan SDI, mengatakan agar bisa berkelanjutan, perusahaan harus mempunyai SDI yang sesuai kebutuhan pasar karena persaingan nasional, MEA dan global makin ketat. Karena akan mempengaruhi risiko, maka kebutuhan SDI unggul menjadi tinggi.
''Kunci sukses sektor ekonomi syariah itu ada pada modal, teknologi dan SDI. Membentuk SDI tentu tidak mudah,'' kata Iskandar, Rabu (18/2) seperti dikutip republika.co.id.
Karena itu perusahaan industri harus menerapkan international business rule dan international base practice certification untuk SDI. Standardisasi modul dan kompetensi profesi ia nilai penting. Ini akan lebih bagus jika dipadukan dengan kultur perusahaan yang menginternalisasikan nilai-nilai syariah. Sehingga SDI yang ada di sektor ekonomi syariah tidak hanya menjual produk tanpa memaknai nilai-nilai syariah dan potensi penyimpangan SDI bisa ditekan.
Menurut data, kebutuhan tenaga kerja di sektor ekonomi syariah ada pada kisaran 15 ribu lulusan baru setiap tahunnya dengan pertumbuhan industri antara 30-40 persen. Lulusan program studi ekonomi syariah sendiri baru menghasilkan 3.000 lulusan per tahunnya dan sisanya dipenuhi dari lulusan program studi lainnya. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

1 comments:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda. Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di sini

    ReplyDelete

Visit Us


Top