Berita

KAJIAN

IQTISHOD

ARTIKEL

KHAZANAH

Kesehatan

Muslimah

Iptek

Download


Keputusan Presiden Joko Widodo tidak melantik Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai Kapolri dan mengajukan Komisaris Jenderal Polisi Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri menurut Syafii Ma’arif dinilai sebagai sebuah keputusan yang realistis.
Selain itu Buya Syafi’i juga menyebut penunjukan Badrodin sebagai calon Kapolri merupakan  jalan tengah untuk penyelesaian masalah yang melibatkan KPK dan Polri.
"Badrodin Haiti memiliki kemampuan sebagai Kapolri, dan dia juga bisa diterima semua pihak baik di institusi Polri sendiri maupun dari luar," kata Syafii Maarif di kediamannya Nogotirto, Sleman, Kamis (19/2) seperti dikutip antaranews.com.
Menurut Ketua Tim Independen ini, Badrodin Haiti lebih bisa diterima semua pihak baik akalangan internal maupun diluar kepolisan, sehingga bisa menjadi jalan tengah atas kemelut pucuk pimpinan institusi kepolisian.
Sementara itu, Buya Syafi’i juga menilai pemberhentian sementara pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan Bambang Widjajanto serta penunjukan pelaksana tugas (plt) pimpinan KPK, sebagai langkah yang tepat.
Syafi’i mengharapkan semua pihak dapat menerima dan mendukung apa yang telah menjadi keputusan Presiden Joko Widodo ini agar upaya penegakan hukum di Indonesia bisa kembali berfungsi dengan baik.

Selain itu, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini juga mengingatkan Jokowi untuk lebih tegas dalam mengambil sikap dan kebijakan di masa berikutnya. Dengan sikap tegas yang dimiliki presiden, maka persoalan yang menurutnya sepele nantinya tidak berkembang menjadi masalah besar yang akhirnya akan merugikan rakyat Indonesia. [islamaktual]

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Visit Us


Top